Addie MS Di Mata Anak 90’an

Bagi orang yang aktif di twitter tentu mengenal siapa om addie. Sungguh terlalu apabila tak tahu account @addiems. Addie ms adalah seorang konduktor orchestra yang sebelumnya dikenal sebagai musisi dan dikenal juga sebagai orang dibalik studio rekaman. Munculnya addie ms di televisi belakangan ini terasa lebih sering dibanding beberapa tahun sebelumnya. Mungkin pengaruh Aprilio Kingdom bentukan kevin kali ya, soalnya beberapa tahun yang lalu namanya bak hilang ditelan bumi. Terakhir tahu tentang ia, lewat film the conductor. Namun semenjak jadi juri di IMB (Indonesia mencari Bakat)  namanya begitu gencar muncul di layar kaca.

sumber: talkmen.com

sumber photo: talkmen.com

Tak mengherankan apabila sebelumnya anak 90’an jarang mengenal sosok om addie. Namanya kalah tenar dibandingkan ariel peterpan, agnes monica atau artis korea. Bahkan anak – anak generasi 90’an keatas baru sadar bahwa lagu Indonesia Raya yang setiap senin selalu dikumandangkan saat upacara adalah lagu arransemen om addie, itupun juga baru tahu dari media atau youtube. :p

Generasi saat ini memang bermasalah dengan sejarah, Itulah yang aku rasakan. Anak – anak sekarang enggan ingin tahu tentang masa lalu. Bahkan nama soekarno hatta pun dianggap satu orang. Parah kan? Inilah salah satu penyakit serius bangsa kita. Mudah lupa dan kurang ingin tahu terhadap sekitarnya, Kalau kata Soekarno “Jas Merah”  jangan Lupakan sejarah.

Kembali tentang om addie,  Dia memang sangat konsen terhadap gejolak yang dialami bangsa indonesia saat ini. Lewat media social ia bisa berbagi uneg-uneg yang dirasakan, tak heran melihatnya demikian. Maklum ia masih punya darah keturunan pejuang. Ayahnya dikenal sebagai pejuang awal kemerdekaan. Jadi tidak benar apabila  om addie ms sering melontarkan kritik sosial di account twitternya dianggapnya sensasi belaka, Kepekaan itu sudah melebur didalam darah om addie. (mungkin)

Semoga om addie tak bosan – bosan menulis kritik – kritik social terhadap penguasa, dan semoga ini menular kepada ribuan pengikutnya di media social, terutama menular bagi abege seperti saya 🙂 . @candi_olo

Iklan