Ngaji Cinta Chapter 1

Siapa Kita?

Wahai darwisy! Jika kamu berada pada kedudukan yang jauh dari Tuhan dan menyesal karena belum sampai ke sana, Itu lebih baik daripada berada pada kedudukan yang dekat dan kemudian berpuas diri karenanya. Puas diri adalah awal dari akhir , dan penyesalan merupakan tanda pendahuluan dari rahmad. Pendeknya, Kamu harus membersihkan dirimu sendiri dari jalan ini , kamu harus menyobek pakaian perangaimu sebagai makhluk hidup, kamu harus menumpahkan duniamu pada mata duniawimu. Dijalan ini, barang siapa menunjukan diri berarti memiliki sifat kaum banci.

sufi” Jangan pamer kecantikan kalian sebagaimana yang dilakukan kaum jahiliyah”. Tetapi jika melihat pada misteri – misteri tariqah dan kiasan – kiasan dari para penguasa realitas. Maka kita akan melihat yang berikut ini: Memujudkan diri sendiri dijalan itu lebih tercela dan lebih merusak dibanding menyingkap kaum wanita dibalik kerudung mereka dan menelanjangi mereka dihadapan orang – orang asing.

Ada seseorang di masa hidup adam yang berbicara tentang dirinya sendiri. Meskipun dia adalah guru dari para malaikat dan pemimpin mereka. Ketika dia menampilkan dirinya sendiri, dia akan menjadi seorang banci dan seorang wanita di jalan itu. Menjauhah dari hadirat-ku. Pergilah. sebab Aku telah memberi dirimu rendah. Pergilah menuju goa angan – angan hiasilah wadah abu agar dilihat mereka yang tidak memiliki aspirasi. (Sam’ani, Rawh AL – Arwadh 286- 287)

Iklan