Gue Fans The Kafir Man, Ahok!

Ini cerita tentang bagaimana gua mencoba mengenal seseorang yg gua anggap “unik“, lain daripada yang lain. Ahok. ” The Kafir Man”. Kata orang – orang yg ekstrimis kanan. Bagi gua, bulshit… Dah. Lha wong yg ngatain gitu orang yg sedang berpolitik juga. Ada udang dibalik statmentnya pasti. 

Jadi, gini. 

Foto Ahok Sedang Makan sama depe dan Maia. 2 September 2016. Diambil dari postingan Mbak Maia Estianti.

Semenjak Tahun 2012, yg kemunculan tokoh ini belum sehangat sekarang. Gua sudah banyak baca cerita tentang tokoh yg satu itu. Tentang bagaimana dia beragumentasi di rapat – rapat dewan. Tentang bagaimana ia memimpin sebuah birokrasi. Dan macem – macemlah. Intinya, Felling dan insting gua langsung berkata “ini orang baik”

Ngiri, gua. Ketika jakarta punya tokoh semacam dia. Bagaimana tidak, Ialah tokoh yg mampu menerima ide – ide liar anak muda. Nggak percaya? Lihat aja postingan youtubenya. Yg jumlah postingannya sampai sekarang sudah mencapai 4200an postingan video. Disitu setiap pagi bnyak orang datang membawa ide -ide baru. Selain pula keluh kesah masyarakatnya. Herannya., si kafir itu dengan telaten mendengar dan mencoba memecahkan problem masyarakat yg mengadu. Gua tambah heran, sepertinya ia begitu ngerti dengan detail setiap laporan yg masuk. Sedeteil kerikil. Padahal masalahnya berane ragam. Bahkan ada yg ngeluh karena suami pelapor yg notabene anak buah ahok sedang selingkuh dibelakang sipelapor juga diaduin ke si kafir itu. 

Ini kafir aku yakin belajar dari guru agama islamnya tentang kepemimpinan kolifah umar. Yakin saya…. Dan si kafir itu sedang mencoba menerapkannya.

Gua ini penggemar setia postingan youtube Pemda Dki. Dari kapan? Ya dari semenjak jokowi ahok njabat sampai sekarang. Comment saya gini. Bulsit dah kalau ada yg ngomong itu Pencitraan. Why? Ya mana ada sih orang dengan pencitraan dengan sekonsisten itu. Kuat apa di depan camera acting tanpa naskah selama hampir 4tahun… Setiap hari pula. Mikirrrrrrrr?????????

Maka diakhir kata. Sikafir itu kini sudah jadi standart baru pejabat indonesia. Loe mau maju jadi pejabat, ya kudu lebih baik daripada sikafir itu. Kalau kagak, mending gak usah lah… 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s