Buya Syafi’i Maarif

Bullyan Tak Tau Diri !!!

​Inikah kita, masyarakat yang tidak siap dengan kemajuan teknologi. Berawal dari minimnya literasi, akibatnya dg mudah mengeluarkan caci maki… duh masyarakat yg alay berpegang bully.

Miris, lihat mereka.
Iya.. mereka yang suka menuding orang. Suka mengkafirkan orang, Suka memunafikan orang, Suka meliberalkan orang.

Hanya karena tak sama dalam suatu pendapat.

***


ILC kelar,

Bullyan menyasar.
Teman saya yang alay ini. 

Memang tak tahu diri.

Tambah lagi.

Dipanas – panasi Uni yang senang provokasi.

Ancensuu… “

Penuh Heran saya, 

Temanku ini kaum mana sebenarnya???

Mbokyaooo ngaca sana, Sok – sokan ngajari Buya segala, Hadeuh dasar kaum tak kenal TPA”* ( TPA menurut Oke Google adalah Singkatan dari Taman Pendidikan Alqur’an, sebuah pendidikan agama yang di lakukan di surau – surau atau mushola dan masjid, siswanya kebanyakan balita dan diatasnya. Disini kita diajarkan alif ba’ ta’ sa’ jim dst) dan saya termasuk lulusan TPA. 

Lanjut….

Mereka.. adalah 

“Kaum yg kenal agama, baru kemarin sore saja, langsung petentang – penteng di social media. Gitu ya kok masih Pede teriak – teriak Khilafah Solusinya….

Yakin saya, Kebanyakan dari mereka, tahu agama tak sedari TPA, melainkan baru kemarin sore waktu duduk semester dua.

***

Ketika kalian kaum intoleran teriak khilafah, Buya sudah mulai lebih dulu lakukan itu. Bahkan tak cuman di negeri sendiri, Noh, sampai di negeri Donald Trump. Dosen – Dosen dari penjuru dunia ia tantang berdebat berdiskusi. Dengan lantang dan penuh keyakinan. 

Kapan itu???

Yang jelas, saat kalian masih dalam bentuk embrio atau bahkan air mani, Buya sudah kesana – kemari mencari lawan diskusi. Ia Tokoh HMI yang terkenal pandai Orasi. Anak negeri yang lahir dari daerah terpencil di ujung barat negeri ini, dan besar sebagai Penduduk Jogja sini.

Dan masih banyak lagi, tentang Buya. Bahkan tak akan ada habisnya diceritakan dalam satu malam saja. 

Jadi jelas kan,

Buya Tak seperti kalian, 

Yang Dikala diajak diskusi 

Melungker seperti Cacing..

***

Sampai disini paham?

Tidak????

Jan kebangetan….

Buya Nggak cemen kayak kalian. yang teriak – teriak lewat jempol ataupun poster.Buya lebih suka berdebat, berdiskusi untuk mengukur Ide yang ia yakini benar. Walau sendiri dan melawan arus dan badai. Ia tetaplah Buya yang berani…

Makanya Bacaaaaa…….

Ingatlah Ayat Suci kalian itu, 

Perintah pertamanya. Iqra‘…. 

Bukanlah Bully, atau juga Bukan petentang – petenteng di social media. 

Agar kalian – kalian ini nggak bahlul ataupun mudah dibahluliii…. mudah dibohongi. Entah ada kata Pakai atau Tak Pakai….

*Sampai disini paham kan? 

Nggak paham Lagi????

“Hadeuh”

Sini belajar bareng…

Sambil tak camno kopi sembari nunggu emyu main.. #GGMU 

*penulis ialah Fans Setan Merah.

Ia fans setan merah. Jadi nggak usah susah – susah berdoa “Agar supaya diberi hidayah” 

 Cukup saja, do’akan Emyu Juara…

Wassalamualaikum… Wr.Wb.

Sekian….